CuaninAja
Beranda GAMES Onic Tersingkir di M7 MLBB, Team Liquid PH Semakin Dekat Wujudkan Mimpi Golden Road

Onic Tersingkir di M7 MLBB, Team Liquid PH Semakin Dekat Wujudkan Mimpi Golden Road

Pertarungan sengit antara Onic dan Team Liquid PH di babak Knockout Stage M7 World Championship baru-baru ini memukau banyak penggemar permainan Mobile Legends: Bang Bang (MLBB). Seluruh perhatian tertuju pada pertemuan ini, di mana keduanya dianggap sebagai calon juara yang kuat.

Bagi para pendukung Onic di Indonesia, ini adalah kesempatan untuk membalas dendam dari pertemuan sebelumnya dengan tim asal Filipina. Di sisi lain, Team Liquid PH memasuki M7 dengan misi yang lebih besar: meraih Golden Road dan menambah koleksi trofi tahun ini.

Dari awal pertandingan, kedua tim langsung menunjukkan agresivitas mereka. Tempo permainan berlangsung dengan cepat, menciptakan momen-momen mendebarkan sepanjang laga.

Tak Terduga, Team Liquid PH Tampil Dominan di Pertandingan Pertama

Game pertama dimulai dengan kedua tim yang bermain sangat agresif, memperebutkan kontrol di area river. Onic terlihat lebih unggul dalam beberapa momen, namun perlahan-lahan Team Liquid PH mengambil alih permainan.

Strategi tim yang kompak memungkinkan mereka untuk mengecoh Onic, yang tampak kesulitan dalam membaca arah serangan. Pergerakan yang terkoordinasi dari Sanford, Karltzy, Sanji, Jaypee, dan Oheb menambah kesulitan bagi Kairi dan kawan-kawan.

Sanji, dengan hero Pharsa-nya, menjadi pemain kunci di game pertama ini. Posisi Sanji yang selalu berada di belakang garis depan membuat Onic kesulitan untuk menjatuhkannya.

Permainan Agresif Berlanjut di Game Kedua

Memasuki game kedua, Sanford membuat kejutan dengan meraih first blood saat perebutan turtle. Team Liquid PH tidak menunjukkan tanda-tanda untuk menurunkan tempo permainan mereka.

Walaupun Onic sempat melawan balik, perolehan dua turtle di awal pertandingan memberi keunggulan signifikan bagi Team Liquid PH. Dominasi mereka dalam menguasai objektif membuat permainan semakin sulit bagi Onic.

Dalam eksekusi, Team Liquid PH lebih terorganisir dan mampu menutup game kedua dengan kemenangan yang meyakinkan, mencatatkan skor 2-0 secara keseluruhan.

Analisis Permainan: Strategi dan Koordinasi Tim

Pertandingan ini menunjukkan pentingnya strategi dan koordinasi tim dalam mencapai kemenangan. Team Liquid PH membuktikan bahwa teamwork yang solid dapat mengatasi kekuatan individu yang mungkin dimiliki lawan mereka.

Serangan demi serangan yang dilakukan secara bersamaan menciptakan tekanan bagi Onic. Ketika satu pemain terlihat melenceng dari formasi strategi, itu dapat dimanfaatkan oleh lawan untuk meraih keunggulan.

Kuncinya terletak pada komunikasi tim dan kemampuan untuk menyesuaikan taktik. Team Liquid PH berhasil melakukan ini dengan baik, mengkoordinasikan setiap serangan mereka secara maksimal.

Peluang dan Harapan untuk Onic di Pertandingan Selanjutnya

Meskipun kekalahan ini menyedihkan bagi penggemar Onic, ada beberapa harapan tersisa. Tim perlu menganalisis kesalahan yang terjadi dan mencari cara untuk bangkit kembali di pertandingan berikutnya.

Perbaikan dalam pengambilan keputusan dan pengendalian emosi selama pertandingan dapat menjadi kunci kesuksesan mereka. Kesempatan untuk belajar dari kesalahan dapat membantu Onic tampil lebih baik di masa depan.

Penggemar di Indonesia tetap optimis, mendukung tim mereka untuk lebih berprestasi. Setiap pertandingan adalah pelajaran berharga yang bisa menjadi bekal untuk meraih kemenangan di kejuaraan mendatang.

Komentar
Bagikan:

Iklan