Kenangan Praditya Usai Tereliminasi di Top 15 Indonesian Idol XIV
Daftar isi:
loading…
Praditya harus menghentikan langkahnya di panggung Indonesian Idol Season XIV. Keputusan ini tentu mengecewakan bagi dirinya, namun ia tetap optimis dan membuka lembaran baru dalam kariernya.
Meski harus tereliminasi di babak Top 15, Praditya mengaku bahwa pengalamannya di ajang tersebut sangat berharga. Ia mengenang momen-momen berkesan selama audisi yang membawanya merantau dari Makassar ke Jakarta.
Ketika berbicara tentang perjuangannya, Praditya mengungkapkan bahwa langkahnya tidak selalu mulus. Sebelumnya, ia juga sempat mengikuti audisi pada season 12, tetapi gagal mendapatkan Golden Ticket, yang memaksanya untuk terus berjuang di season selanjutnya.
“Aku sudah mulai bernyanyi sejak kelas 2 SMA. Jadi, aku merasa mungkin inilah tahun keberuntunganku,” ungkapnya penuh semangat saat berbincang dengan awak media, mengenang momen-momen perjalanan musikalnya.
Proses audisi membawanya ke Jakarta, di mana ia berlatih dengan tekun bersama kontestan lain. Praditya sangat bersemangat untuk memberikan penampilan terbaiknya, meski akhirnya langkahnya harus terhenti di babak tersebut.
Momen Berharga di Panggung yang Tak Terlupakan
Selama masa karantina, Praditya menjalin banyak persahabatan dan menciptakan kenangan tak terlupakan. Ia merasakan kebangkitan semangat dari dukungan teman-teman se-kontestannya selama masa tersebut.
“Aku berterima kasih kepada mereka karena kehadiran mereka sangat berarti untukku. Kita saling mendukung meskipun dalam situasi yang penuh tekanan,” katanya.
Hasil dari kompetisi ini tidak menghentikannya untuk terus berkarya dan berkeinginan kuat untuk bermusik. Dengan segala pengalaman yang telah didapatnya, ia berharap dapat menghadirkan karya yang mampu menginspirasi banyak orang.
Praditya juga berjanji untuk tetap aktif di dunia musik, meskipun tidak berada di panggung Indonesian Idol lagi. Ia memiliki keyakinan bahwa musik adalah bagian dari hidupnya dan akan terus berusaha menyalurkan bakatnya.
“Meskipun saya sudah tersingkir, saya tidak akan berhenti bermimpi dan berkarya dalam musik. Ini baru awal bagi saya,” ujarnya tegas.
Perjuangan Praditya yang Mendalam
Keberaniannya untuk mencoba lagi menunjukkan bahwa ia memiliki jiwa perjuang yang tinggi. Kegagalan di season sebelumnya tidak mematahkan semangatnya, justru membuatnya semakin termotivasi untuk memberikan yang terbaik.
“Setiap audisi adalah pengalaman baru. Meski saya gagal dulu, saya tetap mencobanya lagi karena saya yakin akan kemampuan saya,” jelas Praditya.
Keterampilan bermusiknya telah dilatih sejak lama, dan ia berencana untuk terus mengasah bakatnya. Praditya percaya bahwa latihan yang konsisten dan dedikasi sangat penting untuk mencapai impiannya.
“Saya ingin mengeluarkan kualitas terbaik dari diri saya. Setiap penampilan adalah kesempatan untuk lebih baik lagi,” tandasnya dengan semangat membara.
Praditya menambahkan bahwa kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan dalam mengikuti kompetisi musik. Ia lebih menekankan pada pengalaman yang didapat serta hubungan yang dibangun selama kompetisi berlangsung.
Harapan dan Rencana Masa Depan Praditya
Melihat ke depan, Praditya memiliki rencana untuk merilis lagu-lagu yang bisa dinikmati oleh penggemar musik. Ia merasa bahwa setiap orang berhak mendapatkan karya yang berkualitas dan bermakna.
“Saya ingin membuat musik yang bisa menyentuh hati orang lain. Musik adalah bahasa universal yang dapat menyatukan kita semua,” ungkapnya.
Praditya juga berharap dapat berkolaborasi dengan musisi lain yang memiliki visi serupa. Ia percaya bahwa kolaborasi dapat menghasilkan karya yang lebih menarik dan beragam.
Dengan semangat membara dan pengalaman berharga yang telah didapat, Praditya bertekad untuk terus berusaha dan tidak menyerah pada impian. Dia ingin menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya.
“Setiap orang punya perjalanan masing-masing dalam menggapai impian. Saya berharap bisa memberikan semangat kepada orang lain untuk tetap berjuang,” ujarnya menutup wawancara.







