Keluarga Barbie Hsu Bantah Isu Perebutan Warisan DJ Koo
Daftar isi:
Keluarga mendiang aktris Taiwan, Barbie Hsu, baru-baru ini menanggapi isu mengenai perselisihan warisan yang melibatkan DJ Koo. Ibu Barbie, Huang Chun-mei, menyebut kabar tersebut sebagai spekulasi yang tidak berdasar dan sangat menyakitkan bagi keluarga mereka.
Keberatan yang disampaikan oleh Huang menyusul berita yang beredar bahwa DJ Koo berencana menuntutnya terkait pembagian harta warisan setelah satu tahun kepergian Barbie. Situasi ini menciptakan ketegangan di tengah keluarga dan memunculkan berbagai rumor di media.
Klarifikasi dari Keluarga dan Hubungan dengan DJ Koo
Setelah laporan tersebut beredar, Huang Chun-mei secara tegas membantah semua spekulasi mengenai perselisihan dengan DJ Koo. Ia menyatakan bahwa kedekatannya dengan Koo tetap utuh meskipun menghadapi kesedihan akibat kehilangan Barbie.
Sang ibu menambahkan, “Saya tidak menyukai tuntutan hukum. Itu hanya menghabiskan waktu dan uang.” Komentar ini menunjukkan betapa pentingnya ikatan keluarga di tengah duka yang mendalam.
Dee Hsu, adik Barbie, juga menegaskan bahwa DJ Koo adalah bagian dari keluarganya. Ia mengatakan bahwa siapa pun yang menyebarkan rumor sebaliknya memiliki niat buruk dan semoga spekulasi ini segera berlalu.
Kenangan Bersama Barbie Hsu dan DJ Koo
Barbie Hsu dan DJ Koo memiliki sejarah cinta yang cukup panjang dan rumit. Mereka pertama kali berpacaran pada tahun 1998, sebelum akhirnya terpisah dan berpisah lebih dari dua dekade. Namun, keduanya mampu menemukan kembali jalan ke hati satu sama lain dan menikah pada tahun 2022.
Kisah cinta mereka merupakan perjalanan emosional yang penuh warna, mengingat berbagai tantangan yang harus dihadapi. Ketulusan cinta mereka menjadi sorotan utama, terutama setelah kepergian Barbie yang mendalam.
Sama seperti banyak kisah cinta, kehidupan mereka juga tidak lepas dari cobaan. Namun, kehadiran DJ Koo selalu dipandang sebagai sumber kekuatan bagi keluarga Hsu.
Warisan yang Ditinggalkan dan Pembagiannya Menurut Hukum
Setelah meninggal dunia pada Februari 2025 akibat pneumonia, Barbie Hsu meninggalkan warisan yang diperkirakan mencapai 1 miliar NTD, setara dengan sekitar Rp535,9 miliar. Menariknya, hukum waris di Taiwan memperbolehkan dua anak Hsu dan Koo masing-masing menerima sepertiga dari harta tersebut.
DJ Koo sebelumnya sempat memberikan pernyataan bahwa ia tidak berniat mengubah apapun terkait harta waris. Ia sangat menghormati pekerjaan Barbie sepanjang hidupnya dan bertekad untuk menyerahkan haknya kepada ibu mertuanya.
Hal ini menunjukkan bahwa meskipun banyak pertanyaan dan spekulasi mengenai warisan, niat Koo lebih menekankan pada hubungan keluarga daripada hal-hal materi.







