Pihak Perusahaan Krim untuk Penis Menggugat Brad Pitt
Daftar isi:
Brad Pitt kini terlibat dalam sebuah gugatan hukum yang menarik perhatian publik. Perusahaan krim untuk penis bernama Beau D menggugat mantan suami Angelina Jolie tersebut karena mengklaim adanya kesamaan nama antara produk mereka dan lini perawatan kulit yang dimiliki Pitt.
Gugatan ini muncul karena Beau D, yang beroperasi di Malibu sejak tahun 2020, beranggapan bahwa nama “Beau Domaine” untuk produk skincare Pitt terlalu mirip dengan merek mereka sendiri, “D. Cream”. Konflik ini berbasis pada tuduhan pelanggaran merek dagang dan persaingan tidak sehat.
Beau D memproduksi krim dengan tujuan khusus yang berfokus pada kesehatan pria. Dalam upaya untuk melindungi merek dan bisnis mereka, mereka tidak ragu untuk mengambil langkah hukum sebagai langkah terakhir setelah beberapa upaya penyelesaian non-litigasi gagal.
Profil Perusahaan Beau D dan Produk yang Dihasilkan
Beau D adalah perusahaan yang didirikan oleh Brandon Palas dan fokus pada produk perawatan pria. Mereka meluncurkan krim untuk penis yang ditujukan untuk meningkatkan kesehatan dan kenyamanan penggunanya.
Sejak didirikan, Beau D berusaha membedakan dirinya dalam pasar yang padat, menawarkan kualitas dan inovasi dalam produk mereka. Mereka percaya bahwa nama dan merek yang kuat adalah kunci untuk menarik customer di industri ini.
Dengan mengajukan gugatan terhadap Pitt, Beau D berharap dapat memperjelas posisi mereka di pasar dan melindungi investasi yang telah mereka lakukan selama bertahun-tahun. Ini dimaksudkan agar merek mereka tidak terdegradasi oleh asosiasi dengan merek lain.
Sejarah dan Evolusi Merek Beau Domaine Milik Brad Pitt
Beau Domaine dibentuk sebagai hasil kolaborasi antara Brad Pitt dan keluarga Perrin, dinasti pembuat anggur asal Prancis. Lini perawatan kulit ini diluncurkan secara diam-diam pada tahun 2022 sebagai bagian dari inisiatif baru Pitt di dunia bisnis.
Awalnya, merek tersebut dikenal dengan nama Le Domaine, tetapi kemudian diubah menjadi Beau Domaine pada tahun 2025. Perubahan nama ini menarik perhatian Beau D, yang merasa ada kemiripan signifikan antara kedua merek tersebut.
Menurut sumber, meski keduanya beroperasi di sektor yang berbeda, kemiripan nama dianggap dapat menyebabkan kebingungan bagi konsumen. Hal inilah yang mendorong Beau D untuk mengambil tindakan hukum.
Tanggapan dan Strategi Beau D dalam Gugatan Ini
Dalam pernyataan resminya, Beau D menegaskan bahwa gugatan ini bukan sekadar tentang publikasi atau mendapatkan perhatian media. Mereka ingin melindungi integritas merek mereka yang telah dibangun selama bertahun-tahun.
Palas, pendiri Beau D, menjelaskan bahwa mereka menghargai usaha yang telah dilakukan untuk menciptakan merek yang kuat dan terpisah dari yang lain. “Kami ingin memastikan bahwa merek independen memiliki hak untuk berkembang tanpa dibayangi,” ujarnya.
Kegagalan upaya penyelesaian secara pribadi sebelumnya menyebabkan Beau D membuat keputusan untuk menggugat. Mereka meminta agar perubahan nama dilakukan dan menuntut ganti rugi sebesar US$75 ribu atau sekitar Rp1,3 miliar.








