Boom Esports dan Rekonix Masuk Grand Final APAC Predator League 2026, Raih Rp 334 Juta
Daftar isi:
Tim esports wakil Indonesia kembali menunjukkan performa luar biasa di event internasional. Dalam kompetisi APAC Predator League 2026 yang berlangsung di New Delhi, India, kedua tim, yaitu Boom Esports dan Rekonix, berhasil mencapai babak Grand Final dengan semangat juang yang tinggi.
Meski tidak mendapatkan gelar juara, prestasi mereka sebagai runner-up telah mengukir sejarah baru dengan hadiah total USD 20.000. Mereka berhadapan dengan tim-tim terbaik dari kawasan Asia Pasifik di kategori permainan Valorant dan Dota 2.
Turnamen ini diadakan di Bharat Mandapam Convention Centre, yang menjadi ajang bagi tim-tim tangguh dari 14 negara di Asia Pasifik untuk bersaing memperebutkan gelar, serta membuktikan siapa yang paling kuat di kawasan ini.
Keterlibatan Boom Esports di Kategori Valorant yang Mengesankan
Dalam kategori Valorant, Boom Esports menunjukkan performa yang mengesankan mulai dari fase grup. Mereka berhasil mengalahkan Team NKT, GGEZ, dan LIT Esports dengan strategi yang matang dan koordinasi tim yang solid.
Keberhasilan mereka berlanjut saat memasuki semifinal, di mana mereka menumbangkan XIPTO dan meraih tiket ke babak final untuk menghadapi tim asal Vietnam, Fancy United Esports.
Pertandingan antara Boom Esports dan Fancy United Esports berlangsung sangat ketat dan penuh drama. Di dua map yang dimainkan, kedua tim saling beradu strategi dan skill, namun tim tuan rumah tetap menunjukkan ketangguhan yang luar biasa.
Perjuangan Rekonix dalam Kategori Dota 2 yang Menjanjikan
Di kategori Dota 2, Rekonix memulai kompetisi mereka dari upper bracket dengan strategi yang sangat terencana. Mereka berhasil menunjukkan disiplin dan kemampuan taktis yang membuat mereka melaju ke fase akhir dengan penuh percaya diri.
Pada laga final, Rekonix bertarung melawan Myth Avenue Gaming, juara dari musim sebelumnya yang berasal dari Malaysia. Meskipun tegang, tim Indonesia tetap mampu menjaga kualitas permainan hingga akhir pertandingan.
Duel sengit antara kedua tim ini menciptakan suasana yang mendebarkan. Sayangnya, Rekonix harus menerima kenyataan sebagai runner-up, tetapi prestasi ini tetap menjadi kebanggaan tersendiri bagi mereka.
Makna di Balik Prestasi Tim Esports Indonesia di APAC Predator League 2026
Pencapaian yang diraih oleh Boom Esports dan Rekonix di APAC Predator League 2026 menunjukkan perkembangan pesat ekosistem esports di Indonesia. Ini membuktikan bahwa tim-tim lokal mampu bersaing dan menunjukkan kualitas di tingkat internasional.
Kedua tim berhasil membuktikan bahwa kerja keras, dedikasi, dan latihan yang intensif membuahkan hasil. Perjalanan mereka ini tidak hanya menginspirasi pemain muda di tanah air, tetapi juga menarik perhatian penggemar esports secara global.
Seiring dengan acara yang berakhir, panitia juga mengumumkan bahwa Vietnam akan menjadi tuan rumah untuk Grand Final APAC Predator League 2027 mendatang. Ini menjadi momentum penting untuk tim-tim yang ingin mempersiapkan diri lebih baik lagi untuk kompetisi berikutnya.







