CuaninAja
Beranda LIFESTYLE Ayah Lula Lahfah Ungkap Gelagat Aneh Sebelum Anaknya Meninggal

Ayah Lula Lahfah Ungkap Gelagat Aneh Sebelum Anaknya Meninggal

loading…

Ayah dan ibu Lula Lahfah pada acara pemakaman di Lula di TPU Rawa Terate pada Sabtu (24/1/2026). Foto: Mei Sada Sirait

JAKARTA – Ayah selebgram Lula Lahfah , Feroz Marikar mengungkap gelagat aneh sang putri sebelum meninggal dunia. Hal itu ia sampaikan seusai prosesi pemakaman Lula di TPU Rawa Terate pada Sabtu (24/1/2026).

Feroz mengatakan, Minggu lalu Lula sempat mengundang keluarganya untuk makan bersama di apartemennya. Tak disangka, momen itu sekaligus menjadi momen terakhir Feroz bertemu putrinya sebelum mendapat kabar sang anak meninggal dunia.

Menurut Feroz, hal ini tidak biasa dilakukan Lula karena tidak ada hari spesial apa pun. Agenda demikian biasanya dilakukan Lula saat ada anggota keluarganya yang sedang berulang tahun.

Baca Juga : Suasana Haru Pemakaman Lula Lahfah Diiringi Tangis Ibunda, Reza Arap, dan Sahabat

Namun kali ini berbeda, Lula hanya ingin kumpul dan makan bersama dengan keluarganya. Tak disangka, momen itu sekaligus menjadi perpisahan mereka.

Ada keheningan yang menyelimuti saat keluarga dan teman-teman berkumpul dalam acara pemakaman. Tak hanya kehilangan, namun juga terasa kehadiran banyak kenangan di antara mereka. Momen yang semestinya menjadi penuh canda tawa, kini berbalik menjadi saat-saat haru yang tak terhindarkan.

Feroz, selaku ayah, terlihat sangat terpukul. Sangat jelas terlihat padanya betapa beratnya perasaan kehilangan sosok yang ia cintai. Dalam benaknya, banyak selayang pandang tentang putrinya yang terus berulang, seperti sebuah film yang tak kunjung selesai.

Seolah momen pertemuan terakhir itu menjadi kenangan yang tak terlupakan. Dia mengingat betapa bahagianya Lula saat mereka bersama, meski waktu itu terbatas. Kini, kenangan tersebut menjadi harta yang sangat berharga yang akan terus tersimpan dalam hatinya.

Gelagat Aneh Sebelum Kepergian Lula Lahfah

Ada beberapa gelagat aneh yang ditunjukkan Lula sebelum kepergiannya. Feroz menggambarkan bahwa cucunya menunjukkan ketulusan dan kebahagiaan yang sangat mencolok, sesuatu yang tidak biasa. Hal ini menimbulkan pertanyaan, apakah itu pertanda dari sebuah perpisahan.

Setelah pertemuan makan itu, keluarga mulai merasakan ada yang berbeda dalam perilaku Lula. Meskipun terlihat ceria, ada sesuatu yang membebani pikirannya, yang tidak dapat dibaca oleh orang-orang di sekitarnya. Ini menciptakan nuansa yang aneh dan mendebarkan, seakan ada yang tidak beres.

Tindakan Lula mengundang keluarga pada waktu itu tampaknya merupakan instingnya untuk merayakan kebersamaan. Sebuah cara yang unik untuk mengekspresikan rasa sayangnya kepada keluarga sebelum meninggalkan mereka. Ini membangkitkan rasa haru di hati siapapun yang menyaksikan.

Acara Pemakaman yang Mengharukan

Hari pemakaman Lula di TPU Rawa Terate dipenuhi dengan berbagai emosi, terutama kesedihan. Kerabat dan sahabat datang untuk memberikan penghormatan terakhir, memberi dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan. Setiap mata yang hadir di sana tampak berkaca-kaca, mencerminkan rasa kehilangan yang mendalam.

Ibunda Lula tidak dapat menahan tangisnya. Dalam kesedihan yang mendalam, ia mengingat betapa berartinya Lula dalam hidupnya. Setiap kenangan yang terjalin antara mereka kembali teringat, menciptakan momen emosional yang sangat menyentuh hati.

Teman-teman dekatnya juga tak kalah berduka. Mereka mengenang senyuman dan keceriaan Lula, yang selalu berhasil mengangkat suasana hati. Kehilangannya dirasakan sangat menyentuh, dan ucapan perpisahan penuh harapan disampaikan agar ruhnya tetap tenang.

Refleksi Kehidupan yang Terlalu Pendek

Kehilangan sosok seperti Lula mengingatkan kita tentang betapa singkatnya waktu yang kita miliki. Tidak ada yang bisa memprediksi kapan perpisahan terakhir akan terjadi, dan hal ini menuntut kita untuk menghargai setiap momen yang ada. Sangat penting untuk mengenang kehidupan yang telah dijalani dan menjalin hubungan yang lebih baik dengan orang-orang tercinta.

Feroz dalam momen sulit ini berusaha untuk tetap tegar. Ia mengingat betapa di hidupnya, ada banyak pelajaran yang bisa dipetik dari kehilangan. Meski terasa menyakitkan, namun ada keindahan dalam mengenang kenangan yang indah.

Pemakaman Lula menjadi sebuah pelajaran bagi semua orang tentang arti cinta dan kebersamaan. Di tengah kesedihan, ada harapan untuk menjaga kenangan tersebut hidup dengan meneruskan nilai-nilai yang telah diajarkan oleh Lula kepada keluarga dan teman-temannya.

Komentar
Bagikan:

Iklan