Juara MPL ID S17 Bigetron Libas Onic di Final
Daftar isi:
Bigetron by Vitality (BTR) telah dinyatakan sebagai juara MPL ID Season 17 setelah mengalahkan Onic di babak Grand Final dengan skor mencolok 4-1. Dominasi tim ini terlihat jelas sejak awal pertandingan, di mana mereka menunjukkan performa menawan yang memukau para penonton.
Tim yang terdiri dari Nnael, Shogun, Morenooo, Finn, dan Emann ini tidak hanya memperlihatkan strategi yang baik, tetapi juga kemampuan individu yang membuat mereka unggul secara psikologis. Tekanan yang mereka berikan kepada Onic sejak game pertama menjadi fondasi kemenangan yang kuat.
BTR segera meraih inisiatif permainan ketika Nnael membuka momentum timnya lewat perebutan turtle di awal pertandingan. Keberhasilan mendapatkan first blood semakin menghadirkan rasa percaya diri dan memengaruhi tempo permainan Onic.
Meskipun Onic berupaya untuk menjaga stabilitas permainan, mereka tetap mengalami kesulitan meraih objektif penting. Kombinasi dari pemain BTR menjadi tantangan yang susah diatasi, sehingga meningkatkan ketidakpastian dalam strategi Onic secara keseluruhan.
Dominasi Bigetron pada Game Pertama dan Kedua yang Menentukan
Di game pertama, BTR memperlihatkan kehebatan mereka dalam mengendalikan peta pertarungan. Menjelang akhir pertandingan, mereka berhasil menjaga penguasaan area dan menutup laga dengan skor 1-0 setelah memaksa Onic bertahan di markas mereka.
Game kedua tidak jauh berbeda; BTR kembali mendominasi dengan pola permainan yang sama. Mereka memastikan penguasaan turtle dan sukses mendapatkan first blood, yang semakin membuat posisi Onic terjepit dalam permainan.
Walaupun Onic berusaha keras untuk melawan dengan strategi team fight yang lebih terstruktur, BTR tetap mampu mengambil kendali melalui eksploitasi celah di lini belakang. Mereka menggandakan keunggulan dengan skor 2-0 setelah berhasil memecah tim Onic menjadi dua bagian.
Pertarungan Sengit di Game Ketiga dan Keempat
Ketika memasuki game ketiga, semangat Onic tampak mulai memudar. Meskipun mencoba melakukan berbagai variasi strategi, mereka tetap tidak dapat keluar dari tekanan yang diberikan oleh BTR. Setiap kesalahan menjadi fatal, dan BTR memanfaatkannya dengan baik.
Salah satu momen kunci terjadi ketika Nnael dan Shogun berhasil menciptakan dominasi di area jungle Onic, yang mengakibatkan tim lawan kesulitan untuk bergerak. Pada akhirnya, BTR menutup game ketiga dan menjadikannya 3-0.
Memasuki game keempat, Onic berusaha untuk bangkit, tetapi BTR sudah sangat nyaman dengan permainan mereka. Strategi agresif dan permainan disiplin terlihat jelas dan membawa mereka menuju kemenangan akhir.
Analisis Strategi Kedua Tim Selama Pertandingan
Dari analisis permainan, terlihat bahwa strategi yang diterapkan oleh BTR sangatlah lihai dan terencana. Mereka mampu membaca gerakan lawan serta mengambil keuntungan dari kesalahan yang dibuat oleh Onic. Gangguan yang diberikan oleh Nnael dan Shogun menjadi bagian penting dari keberhasilan BTR.
Sementara itu, Onic meskipun memiliki potensi, tampak tidak mampu beradaptasi dengan cepat terhadap strategi BTR. Keputusan yang diambil di tengah permainan seringkali terlihat lamban, dan ini dimanfaatkan oleh BTR untuk mengamankan keunggulan lebih lanjut.
Ketidaksesuaian dalam komunikasi tim juga terlihat sangat jelas, yang membuat Onic kesulitan untuk melakukan rotasi atau melakukan respons yang diperlukan. Hal ini adalah pelajaran berharga bagi mereka untuk pertandingan selanjutnya.








