CuaninAja
Beranda TEKNO Angin Kencang Hancurkan Ratusan Rumah di Jawa Timur

Angin Kencang Hancurkan Ratusan Rumah di Jawa Timur

Bencana alam yang diakibatkan angin kencang menerjang sejumlah wilayah di Jawa Timur pada awal bulan Februari ini. Cuaca ekstrem menyebabkan banyak kerusakan, terutama di Kabupaten Tulungagung, Probolinggo, dan Banyuwangi, di mana ratusan rumah warga mengalami kerusakan.

Menurut informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, kejadian tersebut dimulai pada sore hari, yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. Penanganan darurat pun segera dilakukan oleh pihak berwenang untuk membantu mereka yang terdampak.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Timur, mengungkapkan bahwa daerah yang paling parah terkena dampak adalah Kabupaten Tulungagung. Angin kencang yang terjadi pada pukul 15.00 WIB menyasar Kecamatan Sumbergempol dan Ngunut, menyebabkan kerusakan signifikan.

Dampak Angin Kencang di Kabupaten Tulungagung

Di Kabupaten Tulungagung, setidaknya 101 rumah dilaporkan mengalami kerusakan ringan. Sementara itu, satu unit rumah di Desa Sumberingin mengalami kerusakan berat yang cukup parah, mengakibatkan penghuni harus dievakuasi oleh petugas.

BPBD Jawa Timur dan Tulungagung sudah mengirimkan tim ke lokasi untuk melakukan assessment terhadap kerusakan tersebut. Tim tersebut juga membantu penanganan pohon-pohon yang tumbang dan menghalangi akses jalan ke daerah yang terkena dampak.

Proses penanganan ini menunjukkan pentingnya persiapan dan respons cepat dari pihak berwenang dalam menghadapi bencana. Dengan hadirnya tim di lapangan, diharapkan warga dapat segera mendapatkan bantuan yang diperlukan.

Kerusakan Akibat Cuaca Ekstrem di Kabupaten Probolinggo

Setelah Tulungagung, bencana serupa juga melanda Kabupaten Probolinggo. Hujan lebat yang diiringi angin kencang mulai mengguyur daerah ini sekitar satu jam setelah kejadian sebelumnya.

Di Desa Pohsangit Leres, Kecamatan Sumberasih, tercatat ada belasan rumah yang mengalami kerusakan. Di Dusun Bringin, misalnya, sepuluh rumah dilaporkan rusak ringan, sementara satu rumah rusak sedang, dan satu lagi rusak berat.

Kerusakan ini tidak hanya berdampak pada rumah warga, tetapi juga pada fasilitas umum seperti bangunan SPPG dan tempat ibadah. Kerusakan pada fasilitas vital tersebut mengganggu kegiatan masyarakat, dan upaya pembersihan serta perbaikan perlu segera dilakukan.

Keadaan Terkini di Kabupaten Banyuwangi

Menjelang sore, keadaan cuaca ekstrem berpindah ke Kabupaten Banyuwangi, di mana Kecamatan Sempu dan Muncar mengalami dampak terburuk. Puluhan rumah serta kandang ternak di wilayah ini mengalami kerusakan yang sangat signifikan.

Khusus di Banyuwangi, laporan menunjukkan bahwa empat unit rumah rusak berat, sementara puluhan lainnya mengalami kerusakan sedang hingga ringan. Hal ini memperburuk keadaan warga yang sudah terdampak oleh bencana sebelumnya.

BPBD setempat segera mengambil langkah darurat dengan mendistribusikan bantuan logistik kepada warga yang membutuhkan. Bantuan berupa sembako dan terpal mulai disalurkan untuk membantu mereka mengatasi masa sulit ini.

Komentar
Bagikan:

Iklan