Bocoran Target Bisnis Bank Tahun Ini
Daftar isi:
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk berkomitmen untuk mencapai target penyaluran kredit yang mampu melampaui pertumbuhan industri perbankan di tahun ini. Dalam strategi ini, fokus utama adalah penguatan pembiayaan untuk usaha produktif, terutama untuk sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Direktur Corporate Banking Bank Mandiri, Mochamad Rizaldi, menjelaskan bahwa pertumbuhan kredit akan didorong oleh dua segmen utama, yaitu wholesale dan retail. Strategi yang diterapkan akan secara cermat mengelola portofolio untuk memperluas ekosistem bisnis di berbagai sektor.
Selanjutnya, Rizaldi menekankan pentingnya mengoptimalkan potensi nasabah yang sudah ada, bersinergi dengan anak perusahaan, serta memperkuat ekosistem bisnis yang mendukung inklusi keuangan dan keberlanjutan. Pendekatan ini bertujuan untuk memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.
Fokus pembiayaan Bank Mandiri juga akan diarahkan kepada sektor-sektor yang memiliki prospek baik dan ketahanan yang kuat, sesuai dengan pedoman portofolio pinjaman yang telah ditetapkan. Aktivitas di bidang perdagangan, jasa, serta industri manufaktur dan infrastruktur menjadi prioritas utama dalam strategi ini.
Rizaldi menjelaskan bahwa dalam upaya meningkatkan dukungan terhadap perekonomian kerakyatan, Bank Mandiri akan mempercepat akses permodalan bagi UMKM dengan pendekatan yang selektif, terukur, dan berdasarkan prinsip kehati-hatian. Pendekatan ini diharapkan bisa memberikan akses yang lebih luas bagi pelaku usaha kecil.
Strategi Bank Mandiri dalam Meningkatkan Penyaluran Kredit
Seluruh strategi yang digunakan oleh Bank Mandiri didukung oleh transformasi digital yang optimal. Salah satu langkah penting adalah pengembangan platform Livin’ by Mandiri, yang bertujuan untuk meningkatkan pengalaman nasabah retail. Adanya kemudahan akses melalui aplikasi ini menjadi nilai plus bagi pengguna.
Untuk segmen wholesale, Bank Mandiri meluncurkan Kopra Bank Mandiri, yang berfungsi sebagai platform khusus bagi nasabah korporasi. Inovasi ini bertujuan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik, serta mendukung efisiensi dalam bertransaksi.
Sementara itu, Livin’ Merchant diperuntukkan bagi pelaku UMKM, yang membantu mereka untuk mengoptimalkan potensi bisnis melalui teknologi digital. Pembiayaan dan akses layanan yang lebih baik menjadi prioritas dalam mendukung pertumbuhan sektor ini.
Menurut Rizaldi, sepanjang tahun 2025, kredit yang disalurkan Bank Mandiri mencapai Rp 1.497 triliun, mencatatkan pertumbuhan tahunan sebesar 14,2%. Angka ini jauh di atas rata-rata pertumbuhan industri perbankan yang hanya mencapai 9,69% pada periode yang sama.
Proyeksi pertumbuhan kredit untuk tahun 2026 tetap optimis, dengan harapan akan berada di atas pertumbuhan industri. Upaya ini sejalan dengan arahan dan proyeksi regulator yang bertujuan untuk menjaga stabilitas sektor perbankan.
Peran Bank Mandiri dalam Memperkuat Perekonomian Nasional
Bank Mandiri memiliki tanggung jawab besar dalam memperkuat perekonomian kerakyatan. Dengan fokus pada pembiayaan sektor produktif, perbankan berperan penting dalam menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan usaha. Hal ini diharapkan bisa memberikan dampak yang luas bagi masyarakat.
Keterlibatan bank dalam mendukung UMKM menjadi salah satu cara untuk memperkuat ekonomi di tingkat lokal. Dengan memberikan akses permodalan yang lebih baik, Bank Mandiri membantu para pelaku usaha kecil untuk berkembang dan berinovasi.
Lebih jauh, pendekatan inklusi keuangan memberikan peluang bagi lebih banyak usaha untuk mendapatkan pembiayaan yang dibutuhkan. Inisiatif-inisiatif ini bertujuan untuk mengurangi kesenjangan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dari segi penciptaan nilai tambah, sektor-sektor yang menjadi fokus, seperti industri pengolahan dan energi, juga berkontribusi pada keberlanjutan ekonomi. Dengan demikian, Bank Mandiri tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga pada dampak sosial yang dihasilkan.
Pencapaian ambisi tersebut tidak terlepas dari keberanian untuk beradaptasi dengan perubahan, khususnya dalam era digital yang semakin pesat. Dengan demikian, transformasi yang dilakukan tidak hanya akan meningkatkan efisiensi, tetapi juga memberikan pengalaman lebih baik bagi para nasabah.
Prospeksi Keberlanjutan Bank Mandiri dalam Mencapai Target Kredit
Keberlanjutan strategi yang diterapkan oleh Bank Mandiri menjadi kunci dalam mencapai target penyaluran kredit yang ambisius. Dengan memanfaatkan teknologi dan inovasi, bank dapat lebih responsif terhadap kebutuhan nasabah. Pendekatan yang berorientasi pada teknologi digital akan membantu mempermudah akses dan mempercepat waktu pelayanan.
Dalam hal ini, pengembangan platform digital diharapkan bisa menjadi sarana komunikasi yang lebih baik antara bank dan nasabah. Dengan adanya transparansi dan kecepatan dalam proses, nasabah merasa lebih terlayani dan terlibat.
Keberagaman produk dan layanan yang ditawarkan juga menjadi poin penting dalam menarik lebih banyak nasabah. Inovasi di sektor jasa perbankan akan membantu menciptakan pilihan yang lebih banyak bagi nasabah.
Dengan semua upaya tersebut, Bank Mandiri berkomitmen untuk tetap memenuhi harapan publik dan regulator dalam hal pertumbuhan kredit dan peran sosialnya. Menciptakan ekosistem yang sehat dan berkelanjutan adalah bagian dari misi yang diemban.
Secara keseluruhan, visi dan misi Bank Mandiri yang terfokus pada pengembangan sektor produktif menjadi landasan yang kuat dalam menjalankan operasionalnya. Melalui pendalaman dan penguatan ekosistem bisnis, Bank Mandiri siap menghadapi tantangan yang ada di masa mendatang.







