CuaninAja
Beranda HIBURAN Mommy Dirujak Kritikus, Dinilai Gagal Membuat Ketakutan

Mommy Dirujak Kritikus, Dinilai Gagal Membuat Ketakutan

Film berjudul Other Mommy baru saja dirilis dan langsung menarik perhatian banyak orang. Meskipun film ini memiliki bintang ternama Jessica Chastain dan ditangani oleh sutradara Rob Savage, kritik tajam dari para kritikus mengemuka terkait kualitasnya.

Sejak tayangnya pada 7 Oktober 2026, Other Mommy mendapatkan skor yang sangat rendah di situs agregator film. Hal ini menunjukkan bahwa banyak penonton yang tidak puas dengan eksekusi cerita dan elemen horor dalam film ini.

Adaptasi dari novel Incidents Around the House karya Josh Malerman ini tampaknya gagal memenuhi ekspektasi. Meskipun ada beberapa nama besar di balik layar, hal ini tidak cukup untuk menyelamatkan film dari kritik yang mengarah pada kelemahan dalam penceritaannya.

Kritik Pedas terhadap Alur Cerita dan Aspek Horor

Para kritikus sepakat bahwa film ini memiliki masalah serius dalam membangun alur cerita yang solid. Banyak yang merasa bahwa penceritaan tak sebanding dengan visual yang dihadirkan, menyebabkan penonton merasa kehilangan fokus pada inti cerita.

Ketidakpuasan ini diungkapkan oleh berbagai media, termasuk komentar bahwa film ini lebih mementingkan efek visual. Penonton berharap ada lebih banyak elemen yang membangun ketegangan dan horor yang mendalam, tetapi yang terjadi justru sebaliknya.

“Film ini hampir tidak memiliki alur cerita dan lebih berfungsi sebagai alat untuk menghadirkan jump scare,” kata salah satu kritikus. Ini menunjukkan bahwa banyak yang merasa frustrasi dengan pendekatan yang digunakan dalam penggambaran ketakutan.

Selain itu, kritik disorot pada keputusan sutradara yang lebih memilih jumlah jump scares ketimbang membangun atmosfer horor yang mencekam. Ini menciptakan kesan bahwa film hanya berupaya mengejutkan penonton, tanpa memperhatikan pengembangan karakter dan plot yang mendalam.

Potensi yang Terbuang dalam Pengembangan Karakter

Banyak yang berpendapat bahwa ada potensi besar untuk mengeksplorasi sisi emosional dalam film ini, terutama dengan premisnya yang melibatkan interaksi antara seorang anak dan sosok supranatural. Namun, hal ini tidak dimanfaatkan dengan baik selama film berlangsung.

Salah satu fokus utama kritikan adalah ketidakjelasan inti emosional cerita. Penonton merasa bahwa gagasan tentang hubungan yang rumit antara karakter utama dan sosok supranatural hanya dijadikan hiasan belaka.

Sutradara seharusnya dapat menghadirkan elemen ini dengan lebih mendalam, namun film justru terjebak dalam ketidakpastian. Ini mengakibatkan cerita terasa melebar dan kehilangan fokus pada yang sebenarnya penting.

Kurangnya pengembangan karakter juga membuat penonton sulit berinvestasi emosional. Karakter yang seharusnya menarik perhatian malah menjadi datar dan tidak berkesan.

Tidak adanya rasa keterhubungan antara penonton dan karakter juga menjadi penyebab utama ketidakpuasan ini. Semua elemen ini menyebabkan Other Mommy berkurang daya tariknya di mata banyak orang.

Penerimaan dan Keberhasilan Commercial dalam Box Office

Meski mendapatkan banyak kritik, Other Mommy sebenarnya berhasil di box office pada pekan pertamanya. Film ini mencatatkan pendapatan sekitar US$27,5 juta di Amerika Utara, yang cukup mengesankan mengingat kondisi kritik yang tidak mendukung.

Film ini diproduksi dengan biaya sebesar US$18 juta, sehingga secara finansial dapat dianggap berhasil. Terlebih lagi, total pendapatan global yang mencapai lebih dari US$45 juta berkat penjualan internasional menyiratkan bahwa masih ada minat dari penonton.

Pendapatan yang stabil ini menunjukkan bahwa meskipun kritik ramai, ada penonton yang tetap menarik diri untuk melihat film ini. Hal ini mungkin disebabkan ketertarikan pada genre horor atau kebangggaan terhadap para bintang yang terlibat.

Ditambahkan dengan label D17+, film ini memang ditujukan untuk penonton yang lebih dewasa, yang mungkin memiliki pandangan berbeda terhadap hal-hal yang dianggap berkualitas. Dengan demikian, mungkin saja perbedaan pendapat ini menjadi faktor mengapa film tetap dapat bertahan secara komersial.

Sementara itu, meski mungkin tidak dapat memuaskan para kritikus, kehadiran Other Mommy tetap menjadi bahan perbincangan yang menarik di kalangan pecinta film horor.

Komentar
Bagikan:

Iklan