CuaninAja
Beranda HIBURAN Pangeran Harry Sendirian ke London, Reuni Raja Charles dan Cucu Tertunda

Pangeran Harry Sendirian ke London, Reuni Raja Charles dan Cucu Tertunda

Meghan, Duchess of Sussex, Pangeran Archie, dan Putri Lilibet tidak akan mendampingi Pangeran Harry dalam kunjungan ke London pekan depan. Ketidakhadiran mereka merupakan bagian dari kontroversi berkelanjutan mengenai pengamanan yang diperlukan untuk keluarga mereka selama di Inggris.

Walaupun demikian, ada kemungkinan keluarga Sussex akan ikut bergabung dalam agenda lain di luar London. Hingga saat ini, keputusan tentang kehadiran mereka masih belum ditentukan secara pasti.

Harry berharap untuk membawa Meghan dan kedua anaknya, tetapi muncul kekhawatiran terkait keamanan. Pasalnya, mereka tidak ditawarkan pengamanan yang dibiayai oleh negara selama berada di Inggris, meskipun Harry telah mengajukan permohonan resmi untuk mendapatkan perlindungan tersebut.

Rencana Kunjungan dan Harapan Reuni Keluarga

Kedatangan Harry di London pekan depan diharapkan dapat memberikan kesempatan untuk reuni dengan Raja Charles dan cucu-cucunya yang masih kecil. Ini adalah momen berharga karena terakhir kali keluarga tersebut berkumpul dalam satu acara adalah pada perayaan Platinum Jubilee mendiang Ratu empat tahun lalu.

Sejak waktu itu, Harry melakukan beberapa kunjungan singkat ke Inggris, namun tanpa kehadiran keluarganya. Ini termasuk saat pemakaman neneknya di tahun 2022 dan penobatan ayahnya pada tahun 2023.

Raja Charles baru-baru ini melakukan kunjungan kenegaraan ke Amerika Serikat, namun jadwal padatnya tidak memungkinkan untuk bertemu dengan Harry di pesisir barat. Pertemuan terakhir antara Raja dan Harry terjadi sekitar sembilan bulan lalu, ketika mereka berbagi waktu untuk minum teh di Clarence House.

Kesehatan dan Dinamika Keluarga Kerajaan

Pertemuan tersebut diyakini mengindikasikan adanya upaya untuk meredakan perpecahan yang telah berlangsung lama dalam keluarga kerajaan. Hal ini khususnya relevan mengingat kondisi kesehatan Raja Charles yang sedang menjalani perawatan kanker.

Meski Harry dan Raja Charles tetap berkomunikasi sejak pertemuan itu, hubungan antara Harry dan Pangeran William tampaknya masih menyisakan jarak. Dalam kunjungan pekan depan, Harry fokus pada penandatanganan hitung mundur menuju Invictus Games 2027.

Acara tersebut merupakan kompetisi olahraga bagi personel militer yang mengalami cedera, yang diinisiasi Harry lebih dari satu dekade lalu. Selain itu, Harry juga memiliki beberapa agenda terkait isu-isu penting di kawasan Midlands.

Kebingungan Terkait Akomodasi dan Pengamanan

Seiring persiapan untuk kunjungan, muncul sejumlah kebingungan mengenai lokasi akomodasi keluarganya. Informasi awal menyebutkan bahwa keluarganya akan menginap di akomodasi pribadi, namun kemudian Istana Buckingham menyatakan belum menerima konfirmasi apakah mereka diundang oleh Raja Charles.

Menetap di properti kerajaan otomatis memberikan akses pada pengamanan polisi. Namun, Harry dan Meghan kini tinggal di California setelah meninggalkan Inggris pada tahun 2020, setelah keputusan mereka untuk mundur dari kehidupan kerajaan.

Keputusan tersebut diambil setelah sejumlah alasan yang meliputi intrusi media, rasisme, dan pelecehan online, serta dinamika keluarga yang kompleks yang mereka hadapi selama ini.

Perselisihan Pengamanan dan Harapan Keamanan Selama Kunjungan

Isu pengamanan ini telah menjadi perdebatan yang berlarut-larut. Keputusan terkait pengamanan Harry diturunkan pada tahun 2020, bersamaan dengan mundurnya ia dan Meghan dari tugas kerajaan.

Bulan lalu, Harry mengalami kekalahan dalam gugatan terhadap Home Office di Pengadilan Banding Inggris mengenai masalah ini dan sedang menunggu peninjauan lebih lanjut dari Risk Management Board milik RAVEC.

Juru bicara Harry menyatakan bahwa tim keamanan sedang mencari cara agar kunjungan bisa berlangsung dengan aman untuk keluarganya. Jadwal kegiatan Princess Harry di Inggris mencakup berbagai agenda publik dan pribadi di seluruh negeri.

Dalam pernyataannya, juru bicara tersebut menjelaskan bahwa akomodasi yang aman hanya merupakan salah satu aspek dari rencana pengamanan yang efektif. Mengingat risiko yang mengancam individu lebih berdasar pada orang yang mengikuti, bukan hanya lokasi tempat tinggal.

Sementara itu, juru bicara pemerintah Inggris terakhir kali menegaskan bahwa pengamanan yang diberikan bersifat ketat dan proporsional. Kebijakan pemerintah juga mencakup larangan untuk mendiskusikan detail spesifik pengaturan pengamanan, agar tidak mengganggu keselamatan individu yang terlibat.

Komentar
Bagikan:

Iklan