Pesawat Sukhoi-Cassa Tergelincir di Bandara Hasanuddin Secara Berturut-Turut
Daftar isi:
Dua pesawat mengalami insiden di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Maros, Sulawesi Selatan, dalam dua hari berturut-turut. Insiden ini melibatkan pesawat jet tempur Sukhoi milik TNI Angkatan Udara pada 24 Agustus dan pesawat Cassa yang tergelincir pada 25 Agustus.
Pihak berwenang mencatat bahwa insiden terbaru terjadi ketika pesawat Cassa tergelincir di landasan pacu utara-selatan pada Selasa sekitar pukul 11.25 WITA. Proses penanganan dan evakuasi dilakukan oleh tim di lapangan untuk memastikan keselamatan awak dan penumpang.
Taufan Yudhistira, Kepala Departemen Komunikasi dan CSR Bandara Sultan Hasanuddin, mengkonfirmasi insiden tersebut. Dia menegaskan bahwa informasi mengenai pesawat Cassa yang tergelincir adalah benar dan sedang ditangani oleh tim yang berwenang.
Detail Insiden Pesawat Cassa di Bandara Sultan Hasanuddin
Insiden pesawat Cassa yang tergelincir menjadi perhatian publik setelah video kejadian beredar di media sosial. Dalam video tersebut, tampak pesawat keluar dari jalur landasan di runway 03-21, yang menyebabkan kekhawatiran di kalangan penumpang dan pihak lapangan terbang.
Belum ada informasi resmi mengenai penyebab terjadinya insiden ini, termasuk kondisi awak pesawat. Pihak yang berwenang masih melakukan investigasi untuk memahami faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kejadian ini.
Dari keterangan Taufan, penanganan insiden dilakukan dengan cepat untuk menghindari dampak lebih lanjut terhadap operasional bandara. Tim pemadam kebakaran dan petugas keamanan terlihat langsung merespons situasi yang terjadi di lokasi.
Informasi Tambahan Terkait Insiden Pesawat Sukhoi
Sebelumnya, pada tanggal 24 Agustus, pesawat tempur Sukhoi milik TNI AU juga mengalami insiden di bandara yang sama. Pesawat tersebut keluar dari landasan pacu di runway 13 menjelang siang hari, yang mengakibatkan beberapa alat berat dan pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian.
Rekaman yang beredar menunjukkan pesawat Sukhoi berada di area rerumputan, dengan kondisi yang mengkhawatirkan. Beberapa petugas terlihat berusaha untuk memadamkan api yang muncul dari pesawat tersebut pasca-insiden.
Pihak pengelola bandara memastikan bahwa insiden pesawat tempur ini tidak mengganggu operasional penerbangan yang lainnya. Mereka menjalankan protokol keselamatan untuk menjamin penerbangan tetap berjalan secara normal.
Pengelolaan Insiden di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin
Pengelolaan insiden di Bandara Sultan Hasanuddin menunjukkan respon tim yang efisien dan terkoordinasi. Taufan menyatakan bahwa meskipun ada insiden tersebut, aktivitas penerbangan tetap berjalan, dan penumpang tidak terpengaruh oleh situasi yang terjadi.
Operasional bandara menggunakan runway lainnya untuk memastikan penerbangan tidak terganggu. Tim di lapangan terus berupaya melakukan investigasi dan penanganan baik untuk pesawat Cassa maupun Sukhoi.
Pihak bandara juga berkomitmen untuk memberikan informasi terkini kepada publik mengenai perkembangan situasi ini. Komunikasi yang baik menjadi kunci untuk memberikan ketenangan kepada penumpang dan masyarakat umum.








