Roblox Terapkan Aturan Global, Verifikasi Usia Wajib untuk Fitur Chat
Daftar isi:
Roblox, platform permainan daring yang sangat populer, baru saja mengumumkan kebijakan baru yang mewajibkan semua penggunanya untuk menjalani verifikasi usia sebelum dapat mengakses fitur chat. Kebijakan ini merupakan respons terhadap berbagai tuntutan hukum dan investigasi terkait keselamatan anak, yang semakin meningkat belakangan ini.
Pengumuman ini disampaikan setelah Roblox melakukan serangkaian pengujian kebijakan verifikasi usia di sejumlah pasar. Melihat hasil evaluasi tersebut, perusahaan akhirnya memutuskan untuk menerapkan langkah ini secara global demi meningkatkan perlindungan bagi penggunanya, khususnya anak-anak.
Untuk menjalani proses verifikasi usia, pengguna diharuskan membuka aplikasi Roblox dan memberikan izin akses kamera untuk melakukan pemindaian wajah. Roblox mengklaim bahwa semua gambar atau video yang digunakan dalam proses ini akan dihapus setelah verifikasi selesai, untuk menjaga privasi pengguna.
Proses Verifikasi Usia di Roblox Secara Lengkap
Proses verifikasi usia akan ditangani oleh pihak ketiga, yaitu perusahaan bernama Persona. Roblox menekankan bahwa seluruh data visual pengguna juga akan dihapus oleh pihak ketiga tersebut setelah menyelesaikan proses verifikasi, menjamin tidak adanya penyimpanan data yang tidak perlu.
Selain menggunakan metode pemindaian wajah, pengguna yang berusia 13 tahun ke atas memiliki opsi alternatif berupa verifikasi kartu identitas. Meskipun verifikasi ini bersifat opsional, perusahaan menegaskan bahwa akses ke fitur komunikasi akan dibatasi bagi pengguna yang tidak melakukan verifikasi.
Penting untuk dicatat bahwa meski pengguna tetap dapat memainkan permainan di Roblox tanpa melalui verifikasi usia, akses ke fitur chat akan tertutup bagi mereka yang memilih untuk tidak menjalani proses verifikasi. Dengan kata lain, interaksi sosial dalam game menjadi terbatas.
Opsi Banding dan Pengaruh Pengukuran Usia
Roblox menyediakan mekanisme banding bagi pengguna yang merasa sistem telah membuat kesalahan dalam memperkirakan usia mereka. Pengguna dapat mengajukan banding dan melakukan verifikasi usia melalui metode alternatif, termasuk kontrol orang tua yang memungkinkan mereka mengubah informasi usia anak-anak mereka.
Perusahaan mengungkapkan bahwa mereka menggunakan berbagai sinyal dan analisis untuk selalu memantau perilaku pengguna. Hal ini dilakukan untuk menentukan apakah penggunanya lebih tua atau lebih muda dari yang terdaftar, untuk meningkatkan akurasi verifikasi usia.
Dalam sebuah pernyataan resmi, Roblox menyatakan, “Dengan memanfaatkan berbagai sinyal, kami terus-menerus memantau perilaku pengguna untuk menilai usia mereka.” Pernyataan ini menunjukkan komitmen mereka untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi semua penggunanya.
Dampak Kebijakan Baru Terhadap Pengguna dan Komunitas
Kebijakan verifikasi usia ini diharapkan memiliki dampak signifikan terhadap cara pengguna berinteraksi di dalam platform. Dengan adanya batasan pada fitur chat bagi pengguna di bawah usia tertentu, diharapkan bisa mengurangi risiko interaksi yang tidak aman.
Namun, ada kekhawatiran bahwa kebijakan ini bisa membuat sebagian anak-anak merasa terasing dari teman-teman mereka yang lebih tua yang mampu mengakses fitur chat. Ini memberi tantangan baru bagi komunitas Roblox untuk menemukan cara baru agar anak-anak tetap merasa terlibat tanpa mengorbankan keselamatan mereka.
Penting bagi orang tua untuk terlibat dalam proses ini, tidak hanya untuk mendukung verifikasi usia tetapi juga untuk membimbing anak-anak mereka dalam memahami penggunaan platform dengan aman. Kesadaran tentang fitur-fitur baru ini penting agar mereka dapat memanfaatkan dunia maya secara bertanggung jawab.







