CuaninAja
Beranda TEKNO Sudah Tidak Ada Penumpang dan ABK di KMP Putri Yasmin

Sudah Tidak Ada Penumpang dan ABK di KMP Putri Yasmin

Kebakaran yang melanda Kapal Motor Penumpang (KMP) Putri Yasmin di perairan Pantai Sekotong, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) telah memicu perhatian publik. Tim SAR gabungan dari Bali segera melakukan pemantauan udara dan laut terkait insiden ini.

Pihak berwenang menyatakan bahwa tidak ada lagi penumpang atau anak buah kapal (ABK) yang berada di atas kapal saat api melahapnya. Koordinasi antara Kantor SAR Denpasar dan Kantor SAR Mataram dilakukan untuk mengoptimalkan upaya pencarian dan penyelamatan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, mengungkapkan bahwa mereka telah melaksanakan operasi SAR hari ini dengan mengerahkan alat utama helikopter dari SGI Air Bali. Pencarian ini berlangsung selama hampir dua jam, dan hasilnya cukup menggembirakan karena tidak ditemukan korban.

Detik-Detik Kebakaran di KMP Putri Yasmin

Kebakaran di KMP Putri Yasmin dilaporkan terjadi pada pukul 04.39 WITA. Nakhoda Rescue Boat 220 Mataram, Nurdin, melaporkan insiden ini ke pihak SAR setempat, memicu respon cepat dalam pencarian dan evakuasi.

Wilayah perairan di sekitar Pantai Sekotong dikenal ramai, sehingga respon cepat dari tim SAR sangat dibutuhkan. Tim langsung melaksanakan pencarian baik melalui udara dengan helikopter maupun secara langsung di laut.

Kantor SAR Denpasar memastikan bahwa seluruh penumpang dan kru telah berhasil dievakuasi. Namun, mereka tetap melanjutkan pencarian untuk memastikan tidak ada korban yang tertinggal di dalam kapal yang terbakar.

Proses Evakuasi dan Koordinasi Tim SAR

Dari total 173 orang yang telah dievakuasi, beberapa ditransfer ke Pelabuhan Padang Bai di Bali, sementara yang lain dibawa ke Pelabuhan Lembar, Lombok. Proses evakuasi melibatkan beragam kapal, termasuk KN SAR 220 Mataram dan beberapa yacht lain.

Humas Kantor SAR Mataram, I Gusti Lanang Wiswananda, melaporkan detail mengenai proses evakuasi. Di antara mereka yang berhasil diselamatkan terdapat 59 orang, termasuk seorang warga negara asing asal Australia.

Evakuasi berlangsung dalam beberapa tahap dan melibatkan beberapa kapal, menunjukkan kerja sama yang baik di antara berbagai pihak terkait. Setiap langkah diambil untuk memastikan keamanan dan kesejahteraan semua korban.

Kondisi di Lokasi Kebakaran

Lokasi insiden kebakaran terletak sekitar 16,84 Nautical Miles dari posisi RB 220 Mataram. Tim SAR melakukan pencarian di wilayah tersebut dengan presisi, mengingat tantangan yang dihadapi saat biru laut tak menentu.

Ada lima liferaft yang ditemukan di atas kapal, namun pihak SAR memastikan bahwa tidak ada korban di sekitar kapal. Setiap alat penyelamat yang terlihat berfungsi dengan baik, menunjukkan bahwa upaya evakuasi berjalan maksimal.

Tim terus berupaya menjaga ketersediaan layanan medis dan keamanan di lokasi. Dengan jumlah penumpang yang cukup banyak, fasilitas penunjang pun tak kalah penting dari keseluruhan proses evakuasi ini.

Komentar
Bagikan:

Iklan