Kakak Beradik Masuk Geng Miliarder Dunia karena Bisnis Ini
Daftar isi:
Ambisi China untuk menjadi mandiri dalam industri semikonduktor semakin memperkuat posisi negara tersebut di pasar global. Dalam konteks ini, dua bersaudara pendiri perusahaan Hubei Dinglong mengalami lonjakan kekayaan yang signifikan berkat booming yang terjadi di industri semikonduktor domestik. Hal ini menunjukkan bahwa perkembangan teknologi dapat menciptakan kekayaan baru dan mengubah peta ekonomi di suatu negara.
Saham Hubei Dinglong yang terdaftar di bursa Shenzhen mengalami kenaikan hampir 116% dalam setahun terakhir. Lonjakan ini mengakibatkan kekayaan dua bersaudara, Zhu Shuangquan dan Zhu Shunquan, masuk ke dalam daftar miliarder, yang merupakan pencapaian luar biasa di tengah ketatnya persaingan global.
Zhu Shuangquan yang kini berusia 61 tahun menjabat sebagai ketua perusahaan, sedangkan adiknya yang lebih muda, Zhu Shunquan, berperan sebagai CEO. Masing-masing dari mereka memiliki kepemilikan sekitar 15% saham di perusahaan yang berbasis di Wuhan ini, yang menunjukkan keberhasilan strategi bisnis mereka.
Peningkatan Kekayaan Melalui Inovasi dan Ekspansi
Berdasarkan harga penutupan saham terkini, kekayaan masing-masing bersaudara diperkirakan mencapai sekitar US$1,3 miliar. Keberhasilan ini tidak hanya berbicara tentang kekayaan pribadi tetapi juga menggambarkan kekuatan Hubei Dinglong dalam rantai pasokan semikonduktor di China.
Perusahaan ini berfokus pada sektor chemical mechanical polishing (CMP), yang merupakan proses penting untuk meratakan permukaan wafer silikon. Proses ini esensial dalam pembuatan sirkuit dan chip yang berkualitas tinggi, menunjukkan bahwa Dinglong berperan kunci dalam pengembangan teknologi chip di China.
Dinglong mengklaim sebagai satu-satunya pemasok di China yang memiliki lini produk CMP lengkap, termasuk slurry untuk pemolesan dan cairan pembersih. Inisiatif ini memungkinkan mereka untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik serta membantu mengurangi ketergantungan pada produk dari luar negeri.
Perluasan ke Segmen Material Litografi dan Chip Canggih
Dengan adanya pembatasan ekspor teknologi chip oleh Amerika Serikat pada tahun 2022, Dinglong memutuskan untuk memperluas bisnisnya. Fokus baru mereka adalah material litografi, yang berfungsi sebagai elemen penting dalam industri chip yang sedang berkembang ini.
Dalam proses litografi, photoresist yang diproduksi oleh Dinglong digunakan untuk menangkap desain sirkuit pada wafer silikon. Meskipun saat ini produk mereka masih terbatas pada pembuatan chip kelas bawah, langkah ini menunjukkan ambisi mereka untuk mengembangkan teknologi lebih lanjut di pasar yang kompetitif ini.
Selain itu, Dinglong juga mulai menjajaki material pengemasan chip canggih. Salah satu inovasi mereka adalah penggunaan perekat sementara untuk menempelkan wafer silikon ke substrat kaca sebelum diproses lebih lanjut menjadi chip memori berteknologi tinggi.
Kinerja Keuangan yang Meningkat
Kinerja keuangan Hubei Dinglong menunjukkan tren positif yang jelas. Pada kuartal pertama tahun 2026, laba bersih mereka melonjak hingga 78% secara tahunan. Hal ini mencerminkan pertumbuhan yang signifikan dalam pendapatan, terutama yang berasal dari sektor material CMP yang sedang berkembang pesat.
Pendapatan perusahaan mencapai 1 miliar yuan, sebuah kenaikan yang didorong oleh peningkatan permintaan untuk material semikonduktor. Sekitar setengah dari total pendapatan Dinglong pada tahun 2025 berasal dari bisnis semikonduktor, mengindikasikan bahwa perusahaan ini berusaha untuk menikmati porsi besar di pasar yang krusial ini.
Namun, mereka juga mengakui bahwa bisnis material kemasan chip dan photoresist masih dalam tahap awal, meski sudah mulai memasuki pasokan stabil dengan volume kecil. Hal ini menunjukkan bahwa Dinglong masih memiliki jalan panjang di depan untuk mencapai dominasi penuh di industri semikonduktor.
Strategi dan Visi Jangka Panjang
Sejak awal berdirinya Dinglong pada tahun 2000, visi para pendirinya sangat jelas: untuk mengurangi ketergantungan China pada impor bahan industri. Zhu Shuangquan dan Zhu Shunquan sebelumnya bekerja sebagai manajer di perusahaan milik negara dan memutuskan untuk membangun perusahaan dari nol.
Strategi mereka dimulai dari produksi bahan kimia toner printer yang dipasok oleh perusahaan asing. Setelah meraih sukses di bisnis toner, mereka memasuki sektor CMP, berkat temuan internal yang menunjukkan potensi material tersebut mirip dengan toner printer.
Dalam wawancara dengan media lokal, Shuangquan mengungkapkan filosofi bisnis yang diyakini menjadi kunci kesuksesan mereka. Ia menekankan pentingnya semangat dan keberanian dalam menghadapi tantangan yang ada di depan, serta keinginan untuk terus belajar dan berinovasi untuk menghadapi pasar global yang kian ketat.
Dengan semangat tersebut, Dinglong berkomitmen untuk terus berinvestasi dalam riset dan pengembangan. Mereka percaya bahwa ada peluang yang lebih besar di luar sana yang menunggu untuk dijajaki, dan mereka siap untuk melakukannya.








