Korban Selamat KM Nurul Salsa Mencapai Total 59 Orang
Daftar isi:
Dua orang penumpang kapal yang tenggelam ditemukan selamat di Pulau Balaloho, Kabupaten Pangkajene Kepulauan, Sulawesi Selatan. Dengan penemuan ini, total penumpang yang selamat dari KM Nurul Salsa mencapai 59 orang. Kabar ini menjadikan operasi pencarian semakin optimis dalam menyelamatkan korban lainnya.
Korban yang berhasil ditemukan dalam keadaan hidup adalah Nurmiati (46) dan Jasmal (24). Keduanya saat ini telah dievakuasi ke Pelabuhan Benteng di Kabupaten Kepulauan Selayar untuk mendapatkan perawatan medis yang diperlukan.
“Alhamdulillah, usaha pencarian kami membuahkan hasil,” ujar Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Makassar. Penemuan ini merupakan hasil dari kerja keras tim SAR yang terus berupaya meneruskan pencarian lainnya yang masih hilang.
Proses Pencarian yang Intensif dan Kerjasama Tim SAR
Tim pencari yang terlibat dalam operasi ini melibatkan berbagai unsur, termasuk TNI, Polri, dan beberapa kapal nelayan. Bersama-sama, mereka menelusuri area seluas 1.305 nautical mile persegi untuk menemukan para korban. Operasi dilaksanakan dalam empat sektor yang telah ditentukan sebelumnya.
Penemuan dua korban tersebut pada hari kelima pencarian menjadi titik terang dalam upaya yang dilakukan. Kapolres Kepulauan Selayar menuturkan bahwa pencarian ini dilaksanakan secara terkoordinasi, termasuk menjalin komunikasi dengan nelayan setempat.
Kedua penumpang yang ditemukan diketahui merupakan warga dari Dusun Tangnga, Desa Tanamalala. Saat mereka ditemukan, keduanya terdampar di atas sebuah gabus dengan memakai jaket pelampung.
Detail Kejadian Tenggelamnya KM Nurul Salsa
Kapal KM Nurul Salsa berlayar dari Pulau Jampea menuju Pelabuhan Benteng, namun mengalami gangguan mesin di tengah perjalanan. Keberangkatan kapal tersebut terjadi pada hari Rabu sekitar pukul 05.00 WITA dan membawa 78 penumpang.
Setelah tenggelam, tim SAR mencermati area perairan barat Pulau Polassi, yang menjadi lokasi kejadian. Berdasarkan keterangan, kapal tersebut tenggelam di posisi yang cukup jauh dari pelabuhan.
Hasil koordinasi antara kepolisian dan masyarakat lokal mengungkapkan bahwa penumpang yang tenggelam mengetahui bahwa mereka bisa bertahan di laut dengan cara berpegang pada gabus. Ini menunjukkan betapa pentingnya pengetahuan dan keterampilan dalam menghadapi situasi darurat.
Kendala Dalam Operasi Pencarian
Meskipun dua penumpang ditemukan, masih ada 18 orang yang belum ditemukan. Penemuan korban yang selamat tentunya memberikan harapan, tetapi tantangan tetap ada, mengingat kondisi laut yang tidak menentu dan potensi cuaca buruk.
Tim SAR terus berupaya melakukan pencarian secara intensif dan terkoordinasi. Mereka mengandalkan semua sumber daya yang ada, termasuk kapal-kapal pencari yang dikerahkan ke lokasi.
Seluruh elemen masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan memberikan informasi yang diperlukan untuk mempercepat proses evakuasi terhadap korban yang masih hilang.








