Pramono Pastikan LRT Velodrome Manggarai Sudah Siap Diresmikan
Daftar isi:
Pembangunan LRT Jakarta rute Velodrome-Manggarai telah mencapai tahap akhir dan akan segera diresmikan. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan bahwa segala persiapan untuk peluncuran proyek ini telah dilakukan dengan baik.
Pramono melakukan peninjauan langsung pada proyek tersebut bersama jajaran pemerintah daerah dan tim protokol, sebagai langkah akhir sebelum peresmian oleh Presiden. Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan sistem transportasi publik di Jakarta.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menargetkan bahwa LRT rute Velodrome-Manggarai akan mulai beroperasi penuh setelah diresmikan. Seluruh proses pengujian yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan kini menjadi fokus utama untuk menjamin keamanan dan kelayakan operasional proyek.
Kesiapan Proyek LRT Velodrome-Manggarai di Jakarta
Pembangunan jalur rel dan infrastruktur LRT telah selesai 100 persen sesuai dengan yang disampaikan Gubernur Pramono. Pengujian oleh Kementerian Perhubungan sedang dilakukan sebagai langkah penting sebelum layanan ini dibuka untuk masyarakat.
Progres fisik dari proyek LRT ini telah mencapai angka 98,20 persen saat ini. Dengan tingkat penyelesaian yang sangat tinggi, harapan untuk segera melayani penumpang menjadi semakin nyata.
Pengoperasian LRT Jakarta direncanakan berlangsung mulai pukul 05:00 hingga 24:00. Hal ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan dan aksesibilitas bagi pengguna yang membutuhkan moda transportasi cepat di Jakarta.
Perencanaan dan Rute LRT yang Diharapkan Menguntungkan Masyarakat
Rute baru ini akan memperluas panjang jalur LRT Jakarta menjadi total 12,2 kilometer. Dengan total 11 stasiun yang akan melayani penumpang, waktu tempuh dari Kelapa Gading ke Manggarai diperkirakan sekitar 28 menit.
Proyek ini memerlukan investasi mencapai Rp12,1 triliun, dan sebagai hasilnya, pihak pemerintah memprediksi jumlah penumpang awal akan mencapa 60.000 hingga 80.000 orang per hari. Kehadiran LRT ini diharapkan menjadi tulang punggung dalam sistem transportasi publik Jakarta.
Penerapan tarif flat sebesar Rp5.000 selama masa transisi hingga Oktober 2026 diharapkan menarik minat pengguna baru. Penetapan tarif resmi akan dilakukan bersamaan dengan DPRD DKI Jakarta dalam waktu dekat.
Aspek Aksesibilitas dan Integrasi yang Menjadi Sorotan Utama
Dalam rangka mendukung aksesibilitas, Pemprov DKI Jakarta juga memperhatikan fasilitas untuk penyandang disabilitas. Berbagai layanan disediakan untuk memastikan semua kalangan masyarakat dapat menggunakan LRT dengan mudah.
Stasiun LRT Manggarai ditetapkan sebagai simpul transportasi yang akan menyambungkan berbagai moda transportasi lain seperti Transjakarta dan KRL Commuter Line. Integrasi ini diharapkan dapat mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke moda transportasi umum.
Direktur Utama PT Jakarta Propertindo menyatakan bahwa integrasi LRT dengan kawasan Stasiun Manggarai sedang dalam proses finalisasi. Target penyelesaian diharapkan dapat tercapai pada bulan September 2026.








